Formulir A-5 Bisa Diurus H-10 Sebelum Pilpres 9 Juli

0
6937

Konfrensi PersPERTANYAAN yang selalu muncul dari masyarakat yang sudah memiliki hak untuk memilih adalah bagaimana kalau pada waktu hari H pemilihan presiden tidak berada di desa/kelurahan tempat pemilih terdaftar dalam DPT ? Pertanyaan ini juga mengemuka pada acara konfrensi pers KPU Sumut dengan sejumlah wartawan di Aula KPU Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Jumat (20/6).

Menurut Komisioner Bidang Sosialisasi Yulhasni, pemilih yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) asal karena alasan tertentu tidak perlu khawatir akan kehilangan hak memilih. Mereka tetap dapat menggunakan hak pilihnya di TPS lain dengan cara mengurus formulir model A-5 (surat keterangan pindah memilih) dari Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Kita menyadari bahwa mobilitas masyarkat kita sangat tinggi, ada yang harus keluar dari daerahnya karena dinas luar, tugas belajar, pindah domisili, sakit, bencana dan persoalan hukum yang mengakibatkan seseorang menjadi tahanan. Kejadian-kejadian itu tidak boleh menghambat seseorang untuk menggunakan hak pilihnya,” paparnya.

Persoalan yang paling menonjol kalau untuk kota Medan, menurut Yulhasni adalah mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah dan menetap selama beberapa tahun di Medan untuk menyelesaikan studinya. Mahasiswa yang kuliah di Medan atau dikota lain di Sumut tak perlu khawatir karena mereka tetap dapat menggunakan hak pilih dengan catatan mengurus formulir A-5 dari PPS asal.

“Atau bisa juga langsung datang ke KPU Kabupaten Kota tempat pemilih akan memilih 10 hari sebelum hari H Pilpres 9 Juli 2014. Berarti paling lambat tanggal 30 Juni pemilih yang pindah TPS sudah harus melapor ke KPU Kabupaten Kota terdekat. Hal ini untuk lebih memudahkan petugas KPU di daeraha asal untuk mencoret nama pemilih dan memasukkannya di data KPU tempat pemilih pindah lokasi memilih,” jelas Yulhasni.

Dalam hal pemberian formulir A-5 ini, kata Yulhasni petugas PPS atau KPU harus benar-benar teliti sebelum mengeluarkan formulir. Bisa jadi ada orang yang meminta formulir model A-5 atas nama orang lain dengan tujuan mengeluarkan nama seseorang dari daftar pemilih tetap (DPT), padahal orang yang bersangkutan tidak berencana untuk pindah memilih.

“Pengecekan data apakah si pemilih yang akan pindah memilih terdaftar di DPT asal sangat penting. Hal ini untuk menghindari ha-hal yang tidak diinginkan seperti terjadinya pemilih ganda,” tuturnya. (Jam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here