KPU Sumut Panggil Calon Komisioner Pengganti

0
1290

Medan, 16/6 (Antara) – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara memanggil calon komisioner kabupaten/kota pengganti mereka yang meninggal dunia dan diberhentikan atas putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.

“Mereka sedang dipanggil, sedang berlangsung,” kata anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Evi Novida Ginting di Medan, Senin.

Menurut catatan, ada tiga komisioner KPU kabupaten/kota di Sumut yang harus mengalami pergantian karena meninggal dunia dan diberhentikan atas putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Ketiga komisioner itu adalah anggota KPU Kabupaten Asahan Edi Syam yang meninggal, serta Ketua KPU Kabupaten Tapanuli Tengah Dewi Eilfriana dan anggota KPU Kota Medan Rahmat Kartolo Simanjuntak yang diberhentikan atas putusan DKPP.

Menurut Evi Novida, untuk menggantikan tiga anggota KPU kabupaten/kota tersebut, pihaknya memanggil calon komisioner peringkat enam dalam proses seleksi sebelumnya.

Calon komisioner yang dipanggil tersebut adalah Masri Tua (Tapanuli Tengah), Ramlan (Asahan), dan Agussah Damanik (Medan).

Ketiga calon komisioner tersebut dipanggil untuk diklarifikasi terlebih dulu untuk mengetahui kredibilitas dan kesiapannya sebagai penyelenggara Pemilu di daerah tugas masing-masing.

Selain kesiapan kerja penuh waktu, calon komisioner itu juga perlu dipastikan aspek kesehatannya, serta independensi dan netralitasnya sebagai penyelenggara Pemilu.

“Kita ingin memastikan apakah ada berpihak atau terlibat dalam salah satu parpol,” katanya.

Setelah mendapatkan klarifikasi dari tiga calon komisioner tersebut, KPU Sumut akan membawa hasilnya dalam rapat pleno guna diputuskan kelayakannya untuk dilantik menjadi anggota KPU.

“Besok (Selasa, 17/6) akan dievaluasi secara keseluruhan,” kata mantan Ketua KPU Kota Medan itu.

Oleh Irwan Arfa (www.antarasumut.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here