KPU Sumut Evaluasi Komisioner 33 KPU Kabupaten/Kota

0
1017
EVALUASI : KPU Sumut melakukan evaluasi dan bimbingan teknis terhadap ketua dan anggota KPU 33 Kabupaten/Kota  Sumatera Utara di Hotel Dharma Deli Medan, Selasa (17/6)
EVALUASI : KPU Sumut melakukan evaluasi dan bimbingan teknis terhadap ketua dan anggota KPU 33 Kabupaten/Kota Sumatera Utara di Hotel Dharma Deli Medan, Selasa (17/6)

Komsisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara menggelar acara Evaluasi terhadap kinerja komisioner 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara sekaligus dirangkai dengan Bimbingan Teknis tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara di Hotel Darma Deli Medan, Selasa (17/6) sampai beberapa hari ke depan.

Acara evaluasi dibuka secara resmi oleh Komisioner KPU Bidang Hukum Evi Novida Ginting dan didampingi Komisioner Nazir Salim Manik serta Sekretaris KPU Abdul Rajab Pasaribu.

Menurut Evi Novida Ginting, evaluasi terhadap Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota adalah salah satu upaya untuk lebih meningkatkan profesionalitas, akuntabilitas dan integritas dari masing-masing anggota KPU yang bertugas sebaga penyelenggara pemilu.

“Jangan karena kepentingan sesaat atau titipan dari partai politik, komisioner jadi melupakan statusnya sebagai penyelenggara pemilu yang berintegritas. Contoh anggota KPU yang karena terbukti melakukan pelanggaran kode etik telah dberhentikan secara tetap (dipecat) oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” paparnya.

Beberapa kabupaten/kota yang petugas PPK-nya melakukan kecurangan, lanjut Evi Novida Ginting seharusnya menjadi perhatian dari KPU Kabupaten/Kota dan tidak melakukan pembiaran. Anehnya, banyak kasus-kasus kecurangan penggelembungan suara di tingkat PPK dibiarkan saja tanpa ada upaya untuk melakukan pemanggilan.

“Hasil pantauan kita, petugas PPK yang terbukti telah melakukan kecurangan sampai hari ini masih berkeliaran dan masih dilanjutkan keberadaannya. Setelah evaluasi ini, KPU Sumut mengharapkan ada ketegasan masing-masing KPU Kabupaten/Kota dalam mengecaluasi petugas PPS atau PPK yang bermasalah,” tandas Evi.

Pada kesempatan itu, Nazir Salim Manik menyampaikan bahwa masing-masing anggota KPU dari Kabupaten/Kota akan dievaluasi satu per satu atau berkelompok dengan mendengarkan apa sesungguhnya yang telah dilakukan oleh KPU Kabupaten/Kota.

“Dalam surat undangan tentang akan diadakannya evaluasi, KPU Sumut telah memberikan point-point yang harus dipersiapkan masing-masing kabupaten/kota untuk dipaparkan,” paparnya.

Setelah evaluasi, kata Nazir Salim Manik acara akan dilanjutkan dengan bimbingan teknis tentang pemungutan dan penghitungan suara. (Jam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here