Jumlah TPS di Sumut Berkurang 2.877

0
6785
Rapat Pleno Terbuka Penetapan DPT Pilpres Sumatera Utara di Aula KPU Sumut, Rabu (11/6). Foto : James P. Pardede
Rapat Pleno Terbuka Penetapan DPT Pilpres Sumatera Utara di Aula KPU Sumut, Rabu (11/6). Foto : James P. Pardede

KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumut Bidang Sosialisasi, Yulhasni pada acara Rapat Pleno Terbuka penetapan DPT Pemilu Presiden di Aula KPU Sumut kemarin, Rabu (11/6) menyebutkan bahwa pemilih pemula merupakan salah satu faktor terjadinya penambahan DPT di Sumut.

Walaupun DPT bertambah,  kata Yulhasni, jumlah TPS di Sumut justru berkurang. Dimana, pada pileg lalu KPU Provsu  mendirikan 30.255 TPS, namun pada pilpres nanti KPU Provsu hanya menyediakan 27.378 TPS.

“Berarti terjadi penurunan sebesar 2.877 TPS menjadi 27.378. Hal itu disebabkan karena pada Pilpres nanti, setiap TPS dapat menampung 800 pemilih dan itu diatur dalam Undang-undang No. 40 Tahun 2008 Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Pasal 113 (1) Pemilih untuk setiap TPS paling banyak 800 (delapan ratus) orang,” tandasnya.

Total DPT di Sumut 9.902.948 orang tersebar di 6.017 desa/kelurahan yang ada di Sumut, dengan 4.904.381 pemilih laki-laki dan 4.998.567 pemilih perempuan.

Ketua KPU Sumut Mulia Banurea pada kesempatan itu mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan pemutakhiran data yang dilakukan, ada penambahan pemilih sebanyak 62.386 jiwa dibandingkan DPT untuk pemilihan legislatif 9.736.747 orang.

Data akurat tentang jumlah pemilih di Sumut menjadi acuan bagi Tim Kampanye Capres dan Cawapres dalam menjalankan program-programnya. Wakil Tim Kampanye Jokowi-JK, Efendi Panjaitan mempertanyakan jika setelah DPT masih ada masyarakat yang tidak terdaftar.

“Kalau masih ada masyarakat yang tidak masuk dalam DPT, mereka akan dimasukkan dalam Daftar Pemilih Khusus jelang dilaksanakannya Pilpres 9 Juli mendatang,” papar Mulia Banurea. (Jam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here