KPU Sumut Serahkan Hasil Audit Dana Kampanye Peserta Pemilu 2019

0
306

Medan — Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara menyerahkan Laporan Pengeluaran dan Penerimaan Dana Kampanye (LPPDK) kepada partai politik dan calon legislatif peserta pemilu 2019 di provinsi Sumatera Utara. Agenda penyerahan dilakukan selama dua hari yakni pada Sabtu dan Minggu 1-2 Juni 2019 di Aula KPU Provinsi Sumatera Utara.

LPPDK masing-masing partai politik di kabupaten dan kota di Sumatera Utara diserahkan kepada kabupaten/kota, serta Badan Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota setelah melewati tahap audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ditunjuk KPU Provinsi.

Penyerahan ini bersamaan dengan penyerahan hasil audit dana kampanye partai politik tingkat provinsi dan calon legislatif Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang diperoleh dari KAP yang ditunjuk KPU RI.

Penyerahan LPPDK disesuaikan dengan daftar rekapitulasi LPPDK yang sebelumnya telah diserahkan oleh KPU Kabupaten Kota kepada KPU Provinsi. LPPDK hasil audit KAP disampaikan lagi kepada KPU Kabupaten/ Kota dan Bawaslu.

Evy Ratimah Daulay Kasubbag Hukum KPU Provinsi Sumatera Utara mengatakan ada beberapa laporan dana kampanye yang ditarik dari KAP karena tidak memenuhi syarat untuk diaudit berdasarkan petunjuk dari KPU RI. Petunjuk tersebut menghasilkan dua kategori pembatalan audit oleh KAP,  pertama apabila partai politik di kabupaten kota ada pengurusnya namun tidak ada caleg, dan bagi partai politik tidak menyerahkan LPPDK maka kedua kategori ini tidak diaudit. “Contohnya di Kabupaten Toba Samosir, dari enam belas partai hanya sepuluh partai yang diaudit LPPDKnya oleh KAP,” pungkasnya.

Terdapat enam belas KAP yang telah ditunjuk KPU Provinsi untuk melakukan audit terhadap LPPDK masing-masing partai politik di kabupaten/kota se provinsi Sumatera Utara.