Selain Aman dan Tertib, Gubernur Sumut Pastikan Netralitas ASN pada Pemilu 2019

0
277
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam paparannya mendukung pemilu yang aman, tertib, dan netral, Jumat (8/2).

Medan — Gubernur Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menjamin Pemilu 2019 di Sumut akan berjalan aman, tertib, dan didukung oleh netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini disampaikan Edy pada kunjungan KPU Sumut dan Bawaslu Sumut ke kantor Gubernur dalam rangka pembahasan proses penyelenggaraan Pemilu 2019. “Saya netral, maka seluruh ASN juga harus netral,” ujar Edy, Jumat (8/2).

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN disebutkan bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan apapun. Hal ini juga didukung oleh PP Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS bahwa PNS dilarang melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan salah satu calon atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis/berafiliasi dengan partai politik.

Jika ASN Sumut tidak menjaga netralitas pada proses pemilu maka akan dikenakan sanksi mulai dari penundaan kenaikan gaji atau pangkat, penurunan pangkat, hingga pemberhentian secara tidak hormat.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut Syafrida R Rasahan sepakat dengan hal tersebut. Selain dari Bawaslu, juga perlu pengawasan khusus dari pemrovsu untuk memastikan bahwa PNS netral dalam pemilu. Bawaslu juga akan terus memantau ASN di setiap daerah yang berpotensi tidak netral dan mendukung salah satu calon Pemilu 2019. Larangan berkampanye oleh ASN ini juga diatur dalam Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum.

Ditambahkan Edy, dalam menjamin keamanan dan ketertiban Pemilu 2019, Polri dan TNI juga telah mempersiapkan aparat untuk mengamankan daerah-daerah yang rawan saat pemilu seperti Nias Selatan. Juga daerah yang sulit diakses seperti Mandailing Natal dan Kepulauan Nias. Selain itu, Pemrovsu juga akan mendukung KPU Sumut dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilu, baik dari segi transportasi, akses, hingga anggaran kegiatan.

“Kita semua ingin pemilu berjalan sukses, aman, tertib, dan terjamin netralitas ASN-nya,” pungkas Edy.