Relawan Demokrasi Dilarang Mengarahkan Pilihan Pemilih

0
230
Komisioner KPU Sumut Batara Manurung bersama Anggota KPU Labura memberikan SK Relawan Demokrasi secara simbolis, Kamis (24/1) di Hotel Grans Labura.

Labura – Relawan demokrasi tidak diperbolehkan mengarahkan pemilih untuk memilih calon tertentu dalam mensosialisasikan peserta pemilu kepada masyarakat. Sikap dan tindakan relawan demokrasi harus netral dan berintegritas karena dianggap sebagai perpanjangan tangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Tidak boleh juga menjadi tim sukses,” terang Anggota KPU Sumatera Utara (Sumut) Batara Manurung, Kamis (24/1).

Selain bertanggung jawab untuk memberikan sosialisasi, relawan demokrasi juga harus berupaya meningkatkan partisipasi pemilih di masing-masing kabupaten/kota. Batara mengatakan pada pemilu 1955 dan 1999 partisipasi masyarakat dalam pemilu lebih dari 94%. Berbeda dengan pemilu tahun 1999 hingga 2013 partisipasi masyarakat semakin menurun. Hal itulah yang menjadi tugas relawan demokrasi ke depannya.

“Bahkan, sebagian partisipasi yang tinggi di beberapa kabupaten/kota di Sumut terjadi karena adanya money politik,” ungkap Batara. Ia berharap pembekalan dan penjelasan yang diberikan kepada relawan demokrasi ini dapat digunakan dan dijalankan sebagaimana mestinya.

Pembekalan ini disampaikan dalam acara “Pengukuhan dan Bimbingan Teknis Relawan Demokrasi pada Pemilu 2019” di Hotel Grans Labuhanbatu Utara, Kamis 24 Januari 2019. Selain dihadiri oleh Komisioner KPU Sumut Batara Manurung dan jajaran anggota KPU Labura, acara ini juga dihadiri oleh Kesbangpol Labura dan perwakilan dari Kapolres Labura.