Produksi Kotak dan Bilik Diharap Sesuai Kontrak

0
116

Bekasi, kpu.go.id – Ditempat lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Minggu (30/9/2018) juga melaksanakan kunjungan ke pabrik yang memproduksi kotak suara dan bilik suara di Bekasi Jawa Barat. Anggota KPU RI, Ilham Saputra yang berkesempatan hadir langsung meninjau produksi yang dilakukan PT Karya Indah Multiguna (KIM).
Dalam kesempatan ini turut serta sejumlah awak media nasional maupun lokal, baik media cetak maupun elektronik. PT KIM menjadi salah satu produsen terbanyak dalam hal produksi kotak dan bilik suara dengan jumlah kotak suara 2.399.583 unit (59,10%) serta bilik suara 994.628 unit (47%).
 
Ilham mengatakan PT KIM pemenang tender ini dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang menggunakan sistem e-katalog. Pengadaan oleh perusahaan tersebut menghemat biaya setidaknya dari total pagu anggaran sebesar Rp800 Miliar. “Saya kira ini hal yang baik dari sekian banyak uang negara yang bisa kita simpan untuk kemudian penyelenggaraan pemilu, khususnya kotak suara dan bilik suara,” ujar Ilham.
KPU menurut Ilham sangat berharap agar proses produksi berjalan dengan baik, apa telah disusun terkait kontrak produknya sesuai dengan yang diinginkan. “Artinya tidak ada kesalahan-kesalahan, tidak ada yang kemudian diluar ketentuan spesifikasi kontrak, agar kemudian nanti tidak ada mengecewakan, tidak ada persoalan-persoalan kedepan. Dan kami sebagai pengguna tentu saja bisa puas menggunakan produk PT KIM,” kata Ilham.
 
Ilham melanjutkan, pada prinsipnya untuk Pemilu 2019 nanti KPU ingin agar logistik yang diproduksi memenuhi kriteria kotak dan bilik yang tahan, kuat dan tahan lama. “Karena proses pemungutan dan penghitungan memakan waktu. Kalau bisa pengiriman juga jangan sampai terlambat, sesuai dengan kontrak,” tambah Ilham.
 
Adapun jadwal pelaksanaan pekerjaan 64 (enam puluh empat) hari sesuai kontrak dimana produksi 28 September sampai dengan 30 November 2018, distribusi 8 Oktober sampai dengan 30 November 2018 dan serah terima 22 Oktober sampai dengan 30 November 2018. (hupmas kpu irul-dosen/foto: dosen/ed diR)