Tata Kelola Keuangan Daya Dukung Suksesnya Pemilu

0
62

Cirebon, kpu.go.id – Tujuh bulan menuju Hari Pemungutan Suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus memantapkan jajaran untuk menyukseskan setiap program dan tahapan. Termasuk pada aspek keuangan yang di dalamnya mengatur perencanaan, pembiayaan hingga pertanggungjawaban.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Divisi Keuangan dan Logistik Pramono Ubaid Tanthowi mengingatkan bahwa sektor keuangan adalah bagian penting dari sebuah penyelenggaraan pemilu. Oleh karenanya dia berharap agar tata kelola keuangan ini dijalankan dengan sebaik-baiknya. “Tata kelola keuangan adalah daya dukung yang penting untuk suksesnya pemilu. Tahapan tidak bisa berjalan kalau tata kelola keuangan tidak berjalan. Kalau macet di situ maka kegiatan tidak jalan,” ujar Pramono saat menutup kegiatan Rapat Evaluasi Laporan Keuangan Badan Penyelenggara 2018 di Cirebon Kamis (27/9/2018) malam.
 
Pramono dalam kesempatan itu juga mengingatkan bahwa KPU lembaga hirarkis yang berkaitan satu dengan yang lain. Hal ini juga berlaku pada aspek tata kelola keuangan, dimana tata kelola keuangan tiap daerah memengaruhi laporan keuangan di tingkat pusat. “Teman-teman provinsi juga harus bisa menempatkan diri, tidak hanya sebagai bawahan KPU RI tapi juga atasan kabupaten/kota,” tutur Pramono. 
 
Diakhir paparannya, Pramono berharap kegiatan Rapat Evaluasi Laporan Keuangan Badan Penyelenggara yang diikuti perwakilan komisioner, kepala bagian keuangan, bendahara serta operator ini bisa memberikan ilmu baru yang juga dibagikan kepada jajaran ditempatnya bertugas. “Saya harapkan kembali ketempatnya masing-masing bisa bertugas dengan lebih baik,” tambah Pramono. 
 
Hasilkan Piagam Cirebon
 
Sebelumnya di hari terakhir para peserta dibagi dalam dua kelas (kelas komisioner dan sekretaris serta kelas kabag, bendahara dan operator). Masing-masing kelas kemudian berdiskusi dan membuat rencana aksi terkait tata kelola keuangan di KPU. 
 
Sekjen KPU Arif Rahman Hakim menyampaikan terimakasih kepada peserta Rapat Evaluasi Laporan Keuangan Badan Penyelenggara 2018 yang telah menyerahkan rumusan dan masukan terkait tata kelola keuangan di lembaga KPU. Dia mengakui masih banyak hal yang perlu dibenahi untuk menghasilkan laporan keuangan yang baik di KPU. “Pertemuan di Cirebon ini jangan dilewatkan begitu saja. Rapat ini menghasilkan sesuatu yang saya sebut ‘Piagam Cirebon’ yang nanti implementasinya menjadi komitmen bersama,” kata Arif. (hupmas kpu ook/foto: dianR/ed diR)