KPU Sumut Gelar Rakor Kehumasan dan Website di Kepulauan Nias

0
779
KPU Nias
PELATIHAN WEBSITE: KPU Sumut menggelar pelatihan kehumasan dan website untuk KPU Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias. (foto : dokumentasi kpu nias)

GUNUNG SITOLI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut menggelar Rapat Koordinasi Kehumasan dan Website untuk jajaran KPU Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias. Kegiatan ini dipusatkan di Kantor KPU Nias Jalan Diponegoro Gunungsitoli, 31 Maret 2015. Peserta pelatihan terdiri dari Ketua, Anggota dan Sekretaris dari KPU Gunungsitoli, Nias Selatan, Nias Barat, Nias dan Nias Utara.

Kegiatan ini dibuka Koordinator Divisi Teknis KPU Sumut Benget M Silitonga. Dalam sambutannya Benget mengatakan sebagai lembaga publik KPU Kabupaten/Kota berkewajiban menyajikan informasi publik secara transparan melalui pengelolaan kehumasan yang baik. ‘’Masyarakat berhak memperoleh informasi dari lembaga publik melalui media yang berbasis teknologi informasi seperti website,’’kata Benget. Dijelaskannya penyediaan informasi harus berprinsipkan lebih mudah sekaligus murah.

Benget menambahkan bahwa pada era sebelum reformasi, layanan informasi publik itu merupakan sebuah kebutuhan biasa yang hanya dapat diakses oleh kelompok/orang tertentu, akan tetapi pasca reformasi, informasi publik bergeser menjadi hak masyarakat yang wajib dipenuhi oleh lembaga publik. ‘’Kepatuhan pada UU No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik telah dipraktekkan oleh KPU RI dalam proses penyelenggaran Pemilu Tahun 2014 seperti sistem informasi logistik (SILOG), sistem informasi data pemilih (SIDALIH), scan dan upload hasil C-1, semuanya berbasis website, dan terbukti mendapat apresiasi dari masyarakat,’’tandasnya.

Dalam rapat koordinasi ini juga menghadirkan narasumber yaitu Muslim Ramli seorang konsultan IT dan media. Dalam pemaparannya, Muslim Ramli menguraikan tentang apa itu website, apa sesungguhnya yang menjadi kegunaan website terhadap lembaga publik, bagaimana prosedur pengelolaan website yang baik, serta pemahaman bahwa pengelolaan website yang baik terbukti dapat memberikan manfaat serta dapat menumbuhkan kepercayaan yang besar bagi publik.

Rapat koordinasi ini juga membuka sesi tanya jawab kepada seluruh peserta dengan memberikan kesempatan untuk memaparkan kendala yang dihadapi oleh KPU Kabupaten/Kota Se-Kepulauan Nias dalam memanfaatkan teknologi website. Pada sesi ini terungkap persoalan-persoalan utama yakni tidak tersedianya anggaran, minimnya personel yang terlatih, tidak tersedianya jaringan internet serta pengelolaan website yang kurang maksimal karena developer yang menangani kurang kooperatif dalam menjawab berbagai permasalahan website. Atas permasalahan-permasalahan tersebut Benget menyampaikan bahwa bila alasan kekurangan atau ketidaktersediaan anggaran maka KPU Kabupaten/Kota dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat untuk dapat memberikan dukungan dana, sedangkan untuk solusi pengelolaan website, Muslim Ramli menyarankan untuk meredesain kembali website yang sudah ada, dan bila websitenya belum ada, Ramli bersedia membantu untuk memfasilitasi pembuatan website tesebut.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here