KPU Serdang Bedagai Gelar Pertemuan dengan DPRD

0
944
kpu sergei1
Ketua KPU Serdang Bedagai didampingi Anggota KPU Sergai Anda Radiansyah memberikan keterangan kepada Komisi A DPRD Sergai terkait persiapan Pemilukada di daerah tersebut. (foto : media center kpu serdang bedagai)

SEI RAMPAH-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Serdang Bedagai, pekan lalu menggelar pertemuan dengan Komisi A DPRD Serdang Bedagai. Dalam pertemuan tersebut hadir Ketua KPU Serdang Bedagai HM Sofian, Anggota KPU Sergei Anda Radiansyah dan Edi Susil, sementara dari DPRD hadir Ketua Komisi A Togar Situmorang, Wakil Ketua Misno Adi Syah Putra, Sekretaris Komisi A Nur Alamsyah dan sejumlah anggota Komisi A.

Dalam pertemuan tersebut, Anggota KPU Sergei Anda Radiansyah mengatakan, bagi yang berminat menjadi calon independen dalam Pemilukada Serdang Bedagai tahun 2015, mereka harus menyiapkan sedikitnya 56, 250 bukti dukungan KTP. ‘’Angka tersebut dengan asumsi jumlah penduduk Serdang Bedagai pada Bulan Juni 2015 adalah 752 ribu jiwa “ jelas Anda.

Selain berdasarkan prediksi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, jelas Andra, jumlah dukungan calon independen mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 tahun 2015, yang mensyaratkan setiap Calon Independen minimal didukung 7, 5 % dari jumlah penduduk terdaftar. ‘’Dukungan yang tidak berbentuk fotokopi E- KTP, harus disertai keterangan pendukung dari aparat pemerintah Desa / Kecamatan,’’katanya.

Selain mengenai syarat Calon Independen, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Serdang Bedagai juga memaparkan berbagai persiapan menyambut Pemilukada serentak 2015.

“Sesuai Pasal 8 ayat 1, Penyelenggaraan Pemilukada menjadi tanggung jawab bersama KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten / Kota. Di mana seluruh dana penyelenggaraannya dibebankan pada APBD Serdang Bedagai. Sesuai petunjuk UU No 1 tahun 2015 dan UU No.8 Tahun 2015 pasal 200 ayat 1,’’kata Ketua KPU Sergei HM Sofian.

Mengenai pelaksanaan tahapan Pemilukada, diakui sendiri oleh HM Sofian, KPU sama sekali belum punya kepastian kapan mulai dilaksanakan. Hal ini terkait dengan Peraturan Pemerintah dan KPU yang menjadi pedoman teknis pelaksanaan, baru akan dibahas pada persidangan ke tiga DPR RI pada pertengahan April 2015.

Tanggal pelaksanaan Pemilukada juga belum bisa dipastikan sampai berita ini diturunkan. Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia memiliki dua opsi hari pelaksanaan pemungutan suara. Opsi pertama Pemilukada dilaksanakan pada 09 Desember 2015, opsi kedua Pemilukada dilaksanakan 16 Desember 2015.

Menjawab pertanyaan dari Ketua Komisi A mengenai anggaran Pemilukada yang dibutuhkan, Edi Susilo SE,MM yang membidangi Keuangan dan Logistik menjawab, “KPU Serdang Bedagai diprediksi Pemilukada 2015 menghabiskan 27 miliar, sedangkan yang sudah diketok DPRD cuma 20 Milyar. Sehingga kami akan segera mengajukan revisi anggaran, setidaknya meminta tambahan Rp 7 milair lagi,’’ujar Edi. (media center kpu serdang bedagai)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here