Pasca Pilpres Dimumkan, KPU Sumut Piket Bergantian

0
1195

Evi Novida GintingPasca penetapan calon presiden dan wakil presiden terpilih oleh KPU RI, komisioner KPU tidak lantas tenang. Adanya gugatan yang diajukan pasangan Prabowo-Hatta membuat semua komisioner termasuk KPU Sumut harus mempersiapkan diri apakah dalam gugatan yang disampaikan melibatkan KPU Sumut atau KPU Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Utara.

Komisioner KPU Sumut Evi Novida Ginting, Kamis (24/7)  menyampaikan bahwa semua komisioner diminta bersiaga dalam menerima telepon atau kunjungan dari KPU RI yang sewaktu-waktu bisa mengajukan pertanyaan terkait gugatan pasangan nomor urut 1 ke MK atau Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Terhitung sejak hari ini, Kamis (24/7) seluruh komisioner sudah kembali berkantor. Sesuai dengan aturan dan konstitusi tersedia dimana waktu selama tiga hari diberikan bagi pasangan yang tidak terpilih untuk menggugat ke MK. Berarti sampai tanggal 25 Juli kesempatan gugatan itu akan gugur dengan sendirinya bilamana tidak dimanfaatkan,” paparnya.

Untuk menanggapi gugatan, lanjutnya seluruh komisioner dan sekretariat akan digilir secara bergantian untuk tetap masuk kantor dan bersiap-siap menerima jawaban atau penjelasan jika ada tim atau telepon dari KPU RI yang menanyakan beberepa hal terkait Pilpres di Sumatera Utara.

“Tidak tertutup kemungkinan, KPU Kabupaten/kota juga akan ditanyai terkait dengan temuan-temuan Panwaslu atau Bawaslu yang berkaitan dengan masalah Pilpres 2014,” tegasnya. (Jam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here