Myntra coupons site- fashion shop for casual, footwear,wear kurti, wallet,loafer,fastrack, roadster

top Flipkart coupon voucher code and shop for moto phone,kurtis, new handbag, book,headphone, samsung electronic big order

abof coupons code 2017

promo coupon code for brands like Flipkart, myntra, Amazon, godaddy, Shopclues, pizza hut, dominos and more best deals

Home » Berita » Yulhasni: Sosialisasi Lewat Keluarga Akan Menyasar Seluruh Basis Pemilih

Yulhasni: Sosialisasi Lewat Keluarga Akan Menyasar Seluruh Basis Pemilih

Serdang Bedagai — Salah satu bentuk sosialisasi yang akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk meningkatkan partisipasi masyarakat (parmas) adalah sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga. Metode sosialisasi ini dipilih karena bisa menyasar seluruh basis pemilih, seperti pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, pemilih berkebutuhan khusus, kelompok agama, kelompok marginal, disabilitas, dan kelompok lainnya. “Karena semua kategori pemilih termasuk dalam lingkungan keluarga dan akan bermuara ke keluarga,” ujar Yulhasni, Anggota KPU Sumut Divisi SDM dan Parmas, Jumat (23/3) di Theme Park Hotel, Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Yulhasni menilai bahwa sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga ini merupakan pendekatan yang paling efektif untuk membangun pengetahuan, menumbuhkan kesadaran, serta menggerakkan partisipasi aktif pemilih dalam setiap tahapan pemilihan serentak tahun 2018. Metode ini juga sebagai tindak lanjut secara teknis dari PKPU Nomor 8 Tahun 2017 tentang Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

“Tujuan utamanya adalah mengoptimalkan peran keluarga sebagai wadah untuk melahirkan pemilih yang rasional, cerdas, dan mandiri,” ujar Yulhasni. Sebagai contoh, kepala keluarga dapat menjadi penyaring informasi yang bersifat bohong atau hoax mengenai pilkada. Keluarga bisa menghidupkan kembali tradisi dialog dalam keluarga untuk menyikapi semua aspek kehidupan, termasuk di dalamnya isu pemilu dalam demokrasi.

Yulhasni mengatakan sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga dilaksanakan dengan menggunakan 2 (dua) metode, yaitu menemui langsung pemilih dari pintu ke pintu dan memanfaatkan Forum Warga. Metode dari pintu ke pintu dilakukan dengan memanfaatkan anggota Pantarlih saat melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih dan anggota KPPS saat membagikan pemberitahuan untuk memilih di TPS atau formulir C6, sedangkan metode Forum Warga dilakukan dengan cara menebeng/menumpang pada kegiatan-kegiatan Forum Warga seperti Forum Desa Wisma, acara Posyandu, PKK dan Forum lainnya di tingkat RT/RW, Kelurahan dan Kecamatan.

Ia berharap dengan sosialisasi ini maka akan terbentuk Keluarga Sadar Pemilu (KSP), dimana anggota-anggotanya memiliki pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan yang memadai tentang pemilu serta turut berpartisipasi pada keseluruhan tahapan pemilu.

Materi ini disampaikan oleh Anggota KPU Sumut Divisi SDM dan Parmas dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Inovasi Sosialisasi Pilkada yang diadakan di Theme Park Hotel Pantai Cermin Serdang Bedagai, 22-24 Maret 2018.

Check Also

Pengumuman: Hasil Seleksi Administrasi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Wilayah Sumut I-V Periode 2018-2023

Berikut ini adalah pengumuman hasil seleksi administrasi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Wilayah Sumut I-V Periode 2018-2023. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *