Myntra coupons site- fashion shop for casual, footwear,wear kurti, wallet,loafer,fastrack, roadster

top Flipkart coupon voucher code and shop for moto phone,kurtis, new handbag, book,headphone, samsung electronic big order

abof coupons code 2017

promo coupon code for brands like Flipkart, myntra, Amazon, godaddy, Shopclues, pizza hut, dominos and more best deals

Home » Berita » Jumlah Pemilih Sementara di Pilkada Sumut 6,8 Juta

Jumlah Pemilih Sementara di Pilkada Sumut 6,8 Juta

penetapan DPS di Gusit
PENETAPAN DPS : KPU Gunung Sitoli menetapkan DPS yang dihadiri tim pasangan calon dan Panwaslih Kota Gunung Sitoli. (foto : dok kpu gunung sitoli)

MEDAN-Jumlah pemilih sementara atau Daftar Pemili Sementara (DPS) pada Pilkada 2015  di 23 Kabupaten/Kota di Sumut berjumlah 6,807.340 juta pemilih. Anggota KPU Sumut Yulhasni menjelaskan, data tersebut diperoleh usai seluruh KPU Kabupaten/Kota melaksanakan Rapat Pleno Penetapan Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran Tingkat Kabupaten/Kota untuk ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Dijelaskan Yulhasni, sesuai dengan Peraturan KPU No 2 Tahun 2015 tentang tahapan, penetapan DPS dilasaksanakan pada 2-3 September 2015. Dari 23 KPU Kab/Kota, jelas Yulhasni, sebanyak 9 KPU Kab/Kota menetapkan DPS berdasarkan Sistem Data Pemilih (Sidalih). Daerah yang menetapkan DPS melalui rekap sidalih adalah Tapsel, Toba Samosir, Mandailing Natal, Samosir, Serdang Bedagai, Nias Barat, Medan, Sibolga, dan Tanjungbalai. Sebanyak 14 KPU Kab/Kota menetapkan DPS secara manual. ‘’Penetapan DPS berdasarkan Sidalih atau manual tersebut tidak ada masalah. Karena dalam PKPU No 4 pasal 31 ayat 2 tentang Data Pemilih sudah disebutkan bahwa Sistem Informasi Data Pemilih digunakan untuk mendukung kerja penyelenggara Pemilihan dalam menyusun, mengoordinasi, mengumumkan dan memelihara data Pemilih serta untuk melayani Pemilih melakukan pemeriksaan data Pemilih,’’kata Yulhasni.

Jika dalam rapat pleno penetapan DPS ada tanggapan pasangan calon atau rekomendasi Panwaslih mengusulkan menggunakan rekap manual, maka KPU Kab/Kota melaksanakannya. ‘’Dalam pasal 32 PKPU 4 disebutkan dalam hal tidak tersedia sarana dan prasarana memadai untuk menyelenggarakan Sistem Informasi Data Pemilih di tingkat desa/kelurahan atau sebutan lain, penyusunan daftar Pemilih dilakukan secara manual oleh PPS dan proses pemasukan data pada Sistem Informasi Data Pemilih difasilitasi oleh PPK dan/atau KPU/KIP Kabupaten/Kota,’’jelas Yulhasni.

Menurut Yulhasni, DPS tersebut akan diserahkan ke PPS oleh KPU untuk mendapat tanggapan masyarakat. ‘’Namanya saja masih data sementara, belum DPT. Sejak 10 September sampai 19 September KPU menunggu tanggapan masyarakat jika ada yang belum masuk dalam DPS untuk kemudian ditetapkan menjadi DPT,’’kata Yulhasni.

Pada kesempatan tersebut Yulhasni menjelaskan, hasil DPS tersebut merupakan tindak lanjut dari pencocokan dan penelitian (coklit) yang dikerjakan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang bertugas sejak 15 Agustus 2015 lalu. ‘’Kita berharap data pemilih tidak lagi menjadi masalah dalam persoalan Pilkada 2015 ini,’’kata Yulhasni. (rel)

Check Also

Evi Novida Ginting: Keterlibatan Perempuan Kurang di Lembaga Politik

Gunungsitoli, Nias — Evi Novida Ginting, Komisioner KPU RI mengatakan keterlibatan perempuan dalam lembaga politik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *